SOPPENG — Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) La Temmamala Kabupaten Soppeng memberikan klarifikasi resmi terkait peristiwa jatuhnya beberapa helai plafon di ruang Perawatan Interna III yang sebelumnya telah diberitakan oleh media ini.
Kasubag Humas RSUD La Temmamala Soppeng, Hj. Rahmawati, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 15.57 WITA, berlokasi di Perawatan Interna III Lantai 2, Kamar 4.
Menurutnya, pada saat kejadian terdapat dua pasien rawat inap di dalam ruangan tersebut, yakni:
Bed 4A: Ny. K (perempuan)
Bed 4B: Ny. S (perempuan)
“Alhamdulillah, plafon yang jatuh tidak menimpa pasien. Kejadian tersebut hanya membuat pasien dan keluarga sempat kaget karena mengira terjadi gempa. Petugas kami langsung merespons cepat dan melakukan evakuasi,” ujar Hj. Rahmawati, Sabtu (17/1/2026).
RSUD Temmamala memaparkan sejumlah faktor yang diduga menjadi penyebab insiden tersebut, antara lain:
1. Kondisi cuaca ekstrem
Sebelum kejadian di ruang Interna III, angin kencang dilaporkan melanda beberapa area di lingkungan rumah sakit dan menyebabkan kerusakan di sejumlah titik, seperti:
Depan IGD
Ruang perawat IGD
Selasar depan Perawatan VIP
Selasar Perawatan Bedah
Depan Instalasi Farmasi
2. Usia bangunan dan beban tambahan plafon
Selain faktor cuaca, kondisi bangunan ruang perawatan yang dikerjakan sejak tahun 2015 juga dinilai sudah cukup tua.
Di sisi lain, terdapat pemasangan gorden/tirai pembatas tempat tidur yang mengikuti ketentuan Permenkes Nomor 40 Tahun 2022 tentang Persyaratan Teknis Bangunan, Prasarana, dan Peralatan Kesehatan Rumah Sakit, di mana tirai harus mencapai plafon. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menambah beban pada konstruksi plafon dan akan menjadi bahan evaluasi pihak manajemen ke depan.
Manajemen RSUD La Temmamala memastikan bahwa perbaikan plafon akan segera dilakukan dan akan terus dibenahi, serta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan, khususnya di area perawatan, guna memastikan keamanan dan kenyamanan pasien, tenaga kesehatan, serta pengunjung rumah sakit.
“Atas kejadian ini, kami atas nama Manajemen RSUD La Temmamala Soppeng menyampaikan permohonan maaf kepada pasien, keluarga pasien, dan seluruh masyarakat Soppeng atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ungkap Hj. Rahmawati.
Diberitakan
Sebelumnya, media ini memberitakan bahwa beberapa helai plafon di ruang Interna 3 RSUD La Temmamala Soppeng jatuh secara tiba-tiba dan sempat menimbulkan kepanikan.
Dalam pemberitaan awal tersebut juga telah disampaikan bahwa tidak terdapat korban, dan penyebab awal diduga karena faktor usia material bangunan.
Dengan adanya klarifikasi resmi ini, pihak RSUD La Temmamala berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh, akurat, dan berimbang, sekaligus menegaskan komitmen rumah sakit untuk terus meningkatkan keselamatan dan kualitas pelayanan.









