Kemenag Soppeng dan UIM Makassar Jajaki MoU Rekrutmen Mahasiswa Pascasarjana

Soppeng – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng menjajaki kerja sama dengan Universitas Islam Makassar (UIM) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka rekrutmen calon mahasiswa jenjang S2 dan S3. Kerja sama ini diinisiasi oleh Darma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kabupaten Soppeng sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru madrasah.
Rencana kerja sama tersebut mengemuka dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan SDM Guru Madrasah yang diselenggarakan di Watan Soppeng, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Agama Kabupaten Soppeng dengan Universitas Islam Makassar.

FGD menghadirkan keynote speaker Prof. Dr. KH. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., dengan tema “Grand Design SDM Guru Madrasah 2045: Akselerasi Kompetensi, Integritas, dan Kepemimpinan Intelektual dalam Era Disrupsi.” Tema ini menekankan pentingnya peningkatan kualifikasi akademik dan kapasitas intelektual guru madrasah sebagai fondasi pendidikan Islam yang berdaya saing.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, H. Afdal, S.Ag., menegaskan bahwa FGD tersebut memiliki target besar, yakni mendorong seluruh guru madrasah agar terus meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan lanjut dan penguatan kompetensi profesional.

“Tema utama FGD ini adalah pengembangan SDM guru madrasah. Target kita jelas, seluruh guru madrasah harus mengalami peningkatan kualitas, baik dari sisi akademik, integritas, maupun kepemimpinan intelektual, dan juga dirangkaikan FGD bertema moderasi beragama,” ujar H. Afdal.

Melalui MoU yang direncanakan, guru madrasah di bawah naungan Kemenag Soppeng diharapkan memperoleh akses yang lebih luas dan terarah untuk melanjutkan studi ke jenjang magister (S2) dan doktoral (S3) di UIM Makassar. Program ini juga diharapkan menjadi stimulus peningkatan mutu pembelajaran dan tata kelola pendidikan madrasah di Kabupaten Soppeng.

Inisiatif yang digagas DWP Kemenag Soppeng ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai strategis dalam mendukung visi pembangunan SDM unggul dan berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional menuju Indonesia Emas 2045.