Ini Pesan Dokter Spesialis Neurologi RSUD Andi Makkasau, Waspada Stroke di Usia Muda

Berita, Kesehatan126 Dilihat
Spread the love

PAREPARE – Stroke merupakan gangguan fungsional otak, saraf tulang belakang atau retina mata, akibat adanya masalah di pembuluh darah yang terjadi secara mendadak dengan tanda dan gejala berlangsung lebih dari 24 jam serta dapat menyebabkan kematian, kamis (18/1/2024).

Dulunya, penyakit ini identik menyerang orang tua atau lansia, namun saat ini terdapat pola pergeseran epidemiologi stroke ke arah usia produktif, tidak terkecuali anak dan remaja.

Saat talk show di salah satu tv lokal di Kota Parepare, hal itu di jelaskan Dokter Spesialis Neurologi Rumah Sakit Andi Makkasau, dr. Ikhwan mengatakan, untuk penyakit stroke juga saat ini juga menyasar usia muda, salah satunya karena perubahan gaya hidup, pola makan yang tidak terjaga dan kurangnya olahraga. Tercatat 63 persen pasien stroke yang terjadi di bawah usia lansia, jika stroke masuk 5 besar dengan kesembuhan jangka panjang. Dalam 17 tahun terakhir, kasus ini terus mengalami peningkatan hingga 50 persen.

Lanjut Ikhwan menyatakan, bisa di katakan dalam 3 detik akan ada pasien baru stroke, itu juga yang menjadikan penyakit ini menjadi penyebab kematian nomor dua setelah serangan jantung. Sehingga, masyarakat di minta untuk segera ke rumah sakit jika ada gejala – gejala yang di alami, seperti senyum tidak simetris, kondisi separuh badan sebelah yang lemah, gangguan bicara, keram, rabun dan sakit kepala yang hebat. Gejalan ini, harus di waspadai dan harus segera di tangani.

“Untuk penanganan stroke itu setiap menitnya sangat berharga, di perlukan kewaspadaan, jika di dapatkan gejala tersebut maka segera ke rumah sakit. Menurut ku, untuk dominan pasien stroke yang di tangani adalah laki-laki. Penyebabnya karena lebih bekerja berat yang cepat mengakibatkan stres dan kurang istirahat, untuk tips pencegahan untuk obati faktor risiko dengan melakukan check up 6 bulan sekali, enyahkan asap rokok, rajin berolahraga, diet yang seimbang, istirahat yang cukup, dan kelola stres, “Tutupnya. (*)