Barru, onlinekasus.com — Dinas Perikanan Kabupaten Barru melaksanakan kunjungan kerja ke PT Timor Otsuki Mutiara yang berlokasi di Desa Kupa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, pada Rabu (15/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin sinergitas kerja sama serta mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan.
Rombongan Dinas Perikanan dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas, Fauziah, S.P., M.Si, yang mewakili Kepala Dinas. Turut mendampingi Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP), Misbahuddin, S.Pi, bersama jajaran staf.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh perwakilan PT Timor Otsuki Mutiara, Fitri. Kunjungan berlangsung lancar dan penuh keakraban. Dalam kesempatan tersebut, Fauziah menyampaikan bahwa hasil koordinasi dan diskusi menghasilkan beberapa kegiatan
Adapun program yang disepakati meliputi pembinaan kelompok nelayan melalui bantuan tali, pemberian peluang kepada nelayan untuk membudidayakan kerang mutiara dengan dukungan bibit, sarana dan prasarana, serta jaminan pembelian hasil budidaya. Selain itu, akan dilaksanakan pelatihan pembuatan kerajinan dari bahan kulit kerang guna meningkatkan nilai tambah produk perikanan.
Setelah kunjungan ke PT Timor Otsuki Mutiara, rombongan melanjutkan agenda dengan mengunjungi lokasi pemasaran ikan, termasuk ikan tuna/ Cakalang ,Dalam kunjungan tersebut, Fauziah berdialog langsung dengan para ibu nelayan untuk mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Dinas Perikanan juga berkomitmen membantu kelompok nelayan yang belum memiliki legalitas agar dapat difasilitasi menjadi badan hukum resmi. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kelembagaan dan akses terhadap berbagai program pemerintah.
Fauziah turut mengapresiasi kreativitas para ibu nelayan yang mampu mengolah ikan cakalang menjadi sambal cakalang yang memiliki nilai jual tinggi. Menurutnya, produk tersebut tidak hanya laris di pasaran, tetapi juga memiliki cita rasa yang khas karena dibuat secara alami tanpa bahan pengawet.
“Kami akan membantu fasilitasi perizinan, mulai dari izin BPOM hingga sertifikasi halal, serta mendukung pemasaran produk. Harganya juga terjangkau dan rasanya sangat enak,” ujarnya.
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat nelayan guna meningkatkan kesejahteraan serta pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Barru.(Bur)









