Polisi Masih Buru Pelaku Pencurian Brankas Koperasi Kemenag Soppeng, CCTV Jadi Kendala

SOPPENG — Penanganan kasus pencurian brankas di Koperasi Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Soppeng hingga kini masih terus berjalan. Pihak kepolisian menyatakan proses penyelidikan dilakukan secara intensif, meski belum ada penetapan tersangka.

Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Rama Putra, mengungkapkan bahwa kendala utama dalam pengungkapan kasus ini terletak pada identifikasi pelaku dari rekaman CCTV.

“Identifikasi wajah pelaku dari rekaman CCTV belum dapat dipastikan. Kami sudah berkoordinasi dengan Polda maupun Polres jajaran, baik di wilayah Sulsel maupun luar wilayah, namun belum ada kecocokan identitas yang pasti. Proses penyelidikan masih terus berjalan secara intensif,” ujar Dodie, Jumat (27/3/2026).

Ia menambahkan, koordinasi lintas wilayah terus dilakukan guna mempercepat pengungkapan kasus tersebut, termasuk dengan pihak kepolisian di berbagai daerah.

Sementara itu, kasus pencurian ini sebelumnya menimbulkan kekhawatiran di kalangan nasabah Koperasi Pendidikan Agama Soppeng (KOPENDAS) di Kabupaten Soppeng. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat segera mengusut tuntas kasus tersebut.

Diketahui, brankas yang dicuri diduga berisi dokumen penting serta sejumlah uang milik koperasi. Hingga saat ini, identitas pelaku masih belum terungkap dan penyelidikan terus dilakukan oleh pihak kepolisian.

Para nasabah juga meminta adanya transparansi dari pihak pengelola koperasi maupun aparat kepolisian, agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan tersebut tetap terjaga.

“Kami berharap pelaku segera ditangkap dan kasus ini bisa diselesaikan secara jelas,” ungkap salah satu nasabah.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat luas, mengingat koperasi merupakan lembaga yang menyimpan dana milik warga. Oleh karena itu, pengungkapan yang cepat dan tuntas dinilai penting untuk memberikan rasa aman serta kepastian hukum bagi para nasabah.

Penulis; Ariyanto