Soppeng, Jumat, 24 Februari 2024 – Pemerintah Kabupaten Soppeng melaksanakan kegiatan kerja bakti dan pemilahan sampah pada Jumat, 23 Februari 2024, sebagai bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2024. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No. 2 Tahun 2024 yang menekankan tema “Atasi Sampah Plastik dengan Cara Produkif”.
Menurut pernyataan seorang staf pemerintah Kabupaten Soppeng yang tidak disebutkan namanya oleh media, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik, secara produktif.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk berkontribusi dalam mengatasi permasalahan sampah plastik yang semakin meresahkan,” ujar salah satu staf pemerintah.
Dalam kegiatan ini, puluhan dari dinas yang terkait di Kabupaten Soppeng membersihkan lingkungan sekitar dan melakukan pemilahan sampah plastik serta non-plastik. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan.
Selain itu, dalam rangka menciptakan solusi yang lebih produktif, pemerintah Kabupaten Soppeng juga mengadakan pemilihan sampah dengan tema yang sama, yakni “Atasi Sampah Plastik dengan Cara Produkif”. Pemilihan ini bertujuan untuk mendorong inovasi dan kreativitas masyarakat dalam mengolah sampah plastik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Ariyadin Arif, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Soppeng, mengungkapkan harapannya terhadap kegiatan ini, “Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat terlibat aktif dalam upaya mengurangi jumlah sampah plastik yang mencemari lingkungan kita. Selain itu, kami juga ingin menginspirasi masyarakat untuk melihat sampah sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan secara produktif.”
Kegiatan ini dihadiri oleh instansi pemkab Soppeng khususnya dinas terkait. Semangat dan antusiasme mereka dalam menjalankan kegiatan ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah dengan baik.
Dengan adanya kerja bakti dan pemilihan sampah ini, diharapkan Kabupaten Soppeng dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi masalah sampah plastik dengan pendekatan yang produktif dan berkelanjutan.