SIDRAP.ONLINE.KASUS.COM — Bupati Syaharuddin Alrif mengajak masyarakat untuk terus menjaga moral serta memperkuat pendidikan agama bagi anak-anak sebagai generasi penerus daerah.
Hal tersebut disampaikan Syaharuddin Alrif saat memberikan sambutan di Masjid Raya Sidrap, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, Sabtu malam (7/3/2026) usai pelaksanaan salat Isya.
Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya membina generasi muda agar tetap istiqamah dalam menjalankan ibadah serta menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual masyarakat.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik maupun pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan akhlak dan pendidikan agama bagi generasi muda.
“Anak-anak kita harus dijaga agar tetap istiqamah dalam melaksanakan ibadah. Pendidikan agama dan moral mereka harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya di hadapan jamaah.
Syaharuddin juga menyampaikan bahwa salah satu upaya mendukung pembangunan daerah adalah dengan memakmurkan masjid serta menjadikannya sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap berbagai sektor penting, mulai dari pertumbuhan ekonomi, kesehatan, hingga pendidikan.
Bupati Sidrap juga mengungkapkan bahwa saat ini Kabupaten Sidenreng Rappang mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kemajuan tersebut harus diimbangi dengan pembinaan karakter dan moral masyarakat.
Dalam sambutannya, Syaharuddin turut mengenang masa mudanya saat aktif sebagai pengurus remaja di Masjid Raya Sidrap. Ia menyebut pengalaman tersebut membentuk komitmen dan kedisiplinannya dalam bekerja serta melayani masyarakat.
“Saya pernah menjadi pengurus remaja masjid di sini. Dari situlah saya belajar tentang konsistensi dan pengabdian,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa sebagai kepala daerah dirinya bersama jajaran pemerintah terus bekerja maksimal demi kemajuan Sidrap.
“Kami bekerja siang dan malam bersama para kepala dinas. Tidak ada hari libur, semua demi mengejar berkah dan kesejahteraan masyarakat Sidrap,” pungkasnya. (ibe)







